Ini Kisaran Harga / Biaya Pendirian PT

Mewujudkan-Citra-Profesional-Usaha-dengan-Virtual-Office

 

Demi memajukan perekonomian, pemerintah saat ini terus mendukung berdirinya badan-badan usaha baru.  Jika dahulu mendirikan PT masih tergolong susah karena harus menghabiskan biaya besar serta membutuhkan waktu yang lama, kini semua menjadi lebih mudah. Pasalnya, kebijakan baru dari pemerintah yang mendorong pelaku usaha untuk berkembang, akhirnya menjadikan biaya pendirian PT bisa menjadi lebih ringan dan bisa diselesaikan dalam waktu yang relatif cepat.

Jika memang pendirian PT bisa lebih mudah dan terjangkau, lalu, berapakah biaya yang dibutuhkan untuk mendirikan sebuah PT?

 

Biaya untuk Mendirikan Perusahaan Berbentuk PT

Berdasarkan UU Nomor 40 Tahun 2007, modal dasar yang harus dikeluarkan perseroan minimal adalah sebesar Rp50 juta. Sementara itu, dua puluh lima persennya (25%) harus ditempatkan dan disetor secara penuh.

Dengan adanya UU tersebut, ternyata tidak semua pelaku usaha mampu menjangkaunya, terutama para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal tersebut tentu tidak selaras dengan harapan pemerintah yang menginginkan kemudahan pendirian usaha.

Setelah itu, dikeluarkanlah PP Nomor 29 Tahun 2016, yaitu tentang perubahan modal dasar PT. Di dalam peraturan tersebut dinyatakan bahwa besarnya modal dasar PT ditentukan berdasarkan kesepakatan para pendiri perusahaan. Hal itu berlaku terutama untuk para pelaku industri usaha mikro, kecil, dan menengah yang ingin mengganti badan usahanya menjadi PT.

 

Kriteria Pembagian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah

Pemerintah melalui UU Nomor 20 Tahun 2008 membagi kategori usaha mikro, kecil, dan menengah berdasarkan kriteria tertentu. Untuk mengetahui apakah badan usaha yang Anda kelola saat ini termasuk golongan usaha mikro, kecil, atau menengah, ada baiknya Anda menyimak uraian berikut ini.

  1. Usaha Mikro

Usaha mikro merupakan usaha produktif milik perorangan. Dalam menjalankan usaha mikro, pelaku usaha memiliki kekayaan bersih maksimal sebesar Rp50 juta. Jumlah tersebut tidak termasuk tanah dan bangunan yang digunakan sebagai tempat usaha. Sementara untuk penjualan produk per tahunnya maksimal adalah Rp300 juta.

  1. Usaha Kecil

Usaha kecil merupakan usaha ekonomi produktif milik perseorangan, berdiri sendiri, dan bukan merupakan anak cabang sebuah perusahaan. Usaha jenis ini mampu menghasilkan kekayaan bersih sebesar Rp50-500 juta. Sementara itu, penjualan per tahunnya adalah sebesar Rp300 juta—2,5 miliar.

  1. Usaha Menengah

Yang disebut sebagai usaha menengah ialah usaha ekonomi produktif milik seseorang, yang mampu menghasilkan kekayaan bersih Rp500 juta—10 miliar. Sementara itu, pendapatan per tahunnya adalah Rp2,5—10 miliar. Apabila melebihi angka tersebut, itu artinya badan usaha tersebut sudah bisa dikategorikan ke dalam jenis usaha besar.

 

Biaya Pembuatan Akta Notaris

Setiap kantor notaris biasanya akan mematok tarif yang berbeda untuk kebutuhan pembuatan akta pendirian PT. Perbedaan harga tersebut umumnya disesuaikan dengan skala bisnis PT.

Untuk jenis UMKM umumnya biaya yang perlu dikeluarkan masih relatif terjangkau, yakni mulai harga Rp 1 juta. Sementara untuk jenis usaha besar, biaya pembuatan akta PT pun tentu lebih mahal, yakni mulai harga sekitar Rp3 jutaan. Meskipun demikian, masing-masing kantor notaris sudah memiliki standar harga sendiri dengan standar pelayanan tertentu.

 

 

Biaya-biaya Lain

Selain biaya untuk membuat akta notaris, pelaku usaha yang ingin mendirikan PT juga harus mengeluarkan sejumlah biaya lain yang jumlahnya tidak terlalu besar. Biaya tersebut adalah untuk mengajukan nama perusahaan dan mengajukan izin pendirian badan hukum.

Pada saat mengajukan nama PT, pemohon terlebih dahulu harus membayar biaya pendaftaran sebesar Rp200 ribu. Setelah itu, ia baru bisa mendaftarkan nama perusahaannya melalui situs web prolegal.id

Sementara untuk mengajukan, menerbitkan, dan mengesahkan izin pendirian badan hukum di kantor Kemenkumham, biaya yang diperlukan sekitar Rp1—2 juta. Biaya tersebut dibayarkan kepada kantor notaris yang akan menguruskan pengesahan izin tersebut ke kantor Kemenkumham.

Demikianlah beberapa rincian biaya yang perlu dipersiapkan saat Anda berencana untuk mendirikan sebuah perusahaan berbentuk Perseroan Terbatas (PT). Semoga bermanfaat.

 

Untuk memperjelas segala persyaratan pendirian PT, Anda dapat melakukan konsultasi lanjutan tentang jasa pembuatan PT dengan tim ProLegal Indonesia. Konsultasi dapat dilakukan melalui email info@prolegal.id, nomor telepon (021) 221-227-8335, dan nomor ponsel 0822-1000-9872. Semoga bermanfaat!

 

Baca juga: Prosedur dan Syarat Pendirian PT di tahun 2018

bplawyers

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*