Izin Edar Bahan Pangan dan Minuman di Indonesia

Izin Edar Bahan Pangan dan Minuman di Indonesia

“You are what you eat” – Anonymous

Kalimat di atas merupakan salah satu peribahasa asing terkenal tentang pentingnya makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh kita. Hal ini memang sulit untuk dibantah. Disadari atau tidak, segala hal yang dikonsumsi akan memberikan efek positif atau negatif pada kesehatan tubuh.

Berdasarkan pernyataan ini pemerintah mengeluarkan UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Pengaturan Pengaman Makanan dan Minuman. Keberadaan UU ini merupakan bentuk salah satu upaya yang dilakukan pemerintah untuk menjaga kualitas pangan yang beredar di Indonesia.

Izin Edar Bahan Pangan dan Minuman

Di Indonesia, setiap makanan dan minuman yang beredar harus mendapatkan izin resmi dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) dan Departemen Kesehatan. Lalu apa bedanya kedua izin ini? Mari kita simak penjelasan berikut ini!

  1. Izin BPOM

Izin edar bahan pangan dan minuman yang dikeluarkan BPOM wajib dimiliki setiap produk yang beredar di Indonesia. Untuk mendapatkan izin ini, setiap produk wajib memiliki label kemasan yang layak dan sesuai dengan standar yang ditetapkan pemerintah dalam PP Nomor 96 Tahun 1999 Tentang Label dan Iklan Pangan.

Label yang tepat harus memiliki nama produk, daftar bahan yang digunakan, berat bersih, nama dan alamat produsen atau distributor di Indonesia, serta tanggal, bulan, dan tahun kedaluarsa. Isi label harus benar-benar akurat, karena bagaimanapun BPOM tetap akan meneliti setiap produk secara seksama sebelum mengeluarkan izin.

Jika dalam prosesnya ada produk makanan dan minuman dengan komposisi bahan kimia berbahaya atau tidak sesuai dengan persyaratan kesehatan, BPOM berhak melakukan penarikan dan sanksi. Sanksi ini bisa berbentuk teguran, penutupan, atau bahkan penghentian izin edar bahan pangan dan minuman.

Fungsi lain dari BPOM adalah:

  • Pihak yang membuat aturan, regulasi, dan standarisasi bahan pangan serta minuman yang boleh beredar di Indonesia
  • Mengeluarkan lisensi dan sertifikasi untuk industri di bidang farmasi
  • Evaluator sebuah produk (makanan, minuman, dan obat-obatan) sebelum diizinkan beredar
  • Pra dan pasca-auditor iklan serta promosi suatu produk
  • Pelaksana riset kebijakan pengawasan obat dan makanan
  • Pihak yang berwenang memberikan informasi dan edukasi publik termasuk di dalamnya peringatan tentang bahan kimia berbahaya
  1. Izin Departemen Kesehatan

Selain izin BPOM, pada kemasan produk makanan atau minuman sering kita lihat kode Depkes berupa dua huruf yaitu: SP, MD, atau ML yang diikuti sederetan angka.  Kode SP biasanya diberikan kepada produk yang berasal dari industri kecil berskala rumah tangga. Karena itulah kode SP biasanya diikuti dengan kode P-IRT (Pangan Industri Rumah Tangga)

Untuk makanan dan minuman yang awet selama lebih dari 7 hari, nomor P-IRT berlaku selama 5 tahun dan dapat diperpanjang. Sedangkan untuk bahan yang tahan dibawah 7 hari, masa berlaku nomor P-IRT nya hanya sekitar 3 tahun dan juga dapat diperpanjang.

Kode ML dan MD merupakan kode yang diberikan pada produsen makanan dan minuman bermodal besar dan dirasa mampu mengikuti persyaratan keamanan pangan yang telah ditetapkan pemerintah. Kode ML untuk minuman dan makanan yang diimpor dari luar negeri, sedangkan MD untuk produk dari produsen lokal.

Nomor yang dikeluarkan Depkes ini tetap berlaku selama tidak ada perubahan dalam proses, komposisi, ataupun lokasi pabrik. Jika ada yang berubah, pemilik usaha diminta untuk menginformasikan hal ini kepada Depkes dan melakukan registrasi ulang.

Setiap beberapa tahun pihak BPOM dan Depkes juga akan melakukan pemeriksaan berkala untuk memastikan bahwa setiap produk sesuai dengan standar yang ditetapkan pemerintah dan aman bagi kesehatan masyarakat.

Itulan informasi tentang izin edar bahan pangan dan minuman. Semoga bermanfaat.

Baca juga: inilah alasan kenapa izin pirt pangan harus menjadi izin edar bpom

BP Lawyers dapat membantu anda

Kami dapat membantu anda dalam memberikan solusi terbaik atas permasalahan izin produksi pangan anda atau penyelesaian masalah yang berkaitan dengan Izin Edar BPOM. Anda dapat menghubungi kami melalui:

E : ask@bplawyers.co.id

H : +62 821 1000 4741

bplawyers

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*